Langsung ke konten utama

Bekantan, Monyet Berhidung Panjang Endemik Pulau Kalimantan

 


Agen Poker Tak seperti monyet yang lainnya, Primata yang satu ini punya ciri khas yang unik di wajahnya. yaitu hidungnya yang panjang. Bekantan, begitulah namanya. Si Hidung panjang ini merupakan satwa dari pulau Kalimantan.

Meskipun dikenal sebagai si monyet berhidung panjang, namun nyatanya tak semua jenis bekantan memiliki hidung yang panjang. Hidung panjang dan besar pada hewan dengan nama latin Navalis larvatus ini hanya dimiliki oleh spesialis jantan.

Hingga saat ini, belum tahu pasti mengapa hanya spesies jantan saja yang memilikinya. dan apa fungsi hidung panjang tersebut. Namun, ampaknya hidung panjang ini disebabkan oleh seleksi alam. Uniknya , hidung besar yang dimiliki sang jantan ini juga menjadi daya tarik sendiri bagi kera betina. Kera betina lebih memilih jantan dengan hidung besar sebagai pasangannya loh!

untuk ukuran badan, Bekantan jantan memiliki tubuh yang lebih besar dari betina. Ukurannya dapat mencapai 75 cm dengan berat mencapai 24 kg. kera Bekantan betina berukuran sekitar 60 cm dengan berat 12 kg. baik bekantan jantan atau betina, memiliki rambut yang sama yang didominasi coklat kemerahan.


Jika diamati, bekantan juga memiliki perut yang buncit. Dilansir dari tnsebangau, perut buncit ini sebagai akibat dari kebiasaan mengonsumsi makanannya yang selain menghasilkan banyak gas pada waktu dicerna.

Selain mengonsumsi buah-buahan dan biji-bijian mereka juga memakan dedaunan yang menghasilkan banyak gas waktu dicerna.

Selain mengonsumsi sumber pakan asal tumbuhan, Bekantan kerapkali mengonsumsi beberapa jenis serangga. saat musim surut, Bekantan kerapkali mengonsumsi beberapa jenis serangga. Saat musim surut, Bekantan sering turun ke tanah untuk mencari serangga tanah.

Meski gemar sekali bergelantungan di pohon dan menghabiskan banyak waktunya di pohon atau yang lebih dikenal sebagai satwa arboreal. Namun, Bekantan rupanya jago berenang loh!

Jika diamati, pada bagian telapak kaki dan tangannya memiliki selaput kulit seperti katak. selaput ini lah yang membuat bekantan menjadi perenang ulung yang mampu menyeberangi sungai. Bahkan, hewan ini mampu berenang dari pulau satu ke pulau yang lain.

Selain mahir berenang bekantan juga bisa menyelam dalam beberapa detik, sehingga para hidungnya juga dilengkapi semacam katup. Agen Domino

Hewan yang sering disebut Kera Belanda, Pika, Baharsa, Bentangan, Raseng dan kahau ini masih secara berkelompok. Masing-masing kelompok dipimpin oleh seekorBekantan jantan yang besar dan kuat. biasanya dalam satu kelompok berjumlah sekitar 10 sampai 30 ekor.

Habitat Bekantan (Nasalis larvatus) masih dapatb dijumpai di beberapa lokasi antara lain di suaka margasatwa (SM) Pleihari Tanah Laut, SM Pleihari Martapura, Cagar Alam (CA) Pulau Kaget, CA Gunung Kentawan, CA Selat Sebuku dan Teluk Kelumpang. Juga terdapat di pinggiran sungai Barito, sungai Negara, sungai Paminggir, sungai Tapin, Pulau Bakut dan Pulau Kembang.

Bekantan saat ini keberadaannya mulai terancam punah. Lantaran Habitatnya rusak atau terganggu akibat maraknya alih fungsi lahan dan kerusakan hutan. Maraknya perburuan ilegal juga menjadi salah satu faktor berkurangnya populasi Bekantan.

Berdasarkan Relist IUCN (the International Union for Conservation of Nature and Natural Resources), Bekantan termasuk dalam kategori Genting (Endangered).

Bekantan juga termasuk primata yang terdaftar di dalam Appendix I dari CITES (the Convention on Internation on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) yang berarti tidak boleh diperdagangkan.


 

Komentar

Pusat Berita