Langsung ke konten utama

Dr Reisa Soal Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina: Hukum Harus Ditegakkan

 


Agen Poker Selebgram Rachel Vennya sedang menjafdi nuah bibir setelah kabur dari tempat karantina, sepulang dari Amerika Serikat. Rachel yang malah berlibur ke Bali saat masa isolasi kini harus berurusan dengan petugas kepolisisan. 

juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Reisa Kartikasari Broto Asmoro atau akrab disapa dr Reisa enggan memberikan tanggapan secara khusus terkait kasus yang juga menyeret kerkasih dan manajer Rachel itu. namun dr Reusa mengimbau kepada seluruh masyarakat bahwa karantina bagi mereka yang baru datang dari luar negri itu wajib. 

"Saya itu enggak pernah bicara gosip. jadi bukan orang perorangan ya. Saya kasih imbauan saja kepada semua bahwa semua masyarakat Indonesia punya aturan yang sama," ujar Reisa diselameninjau sentra vaksinasi di pagelaran keraton kasunanan Surakarta, Sabtu (23/10).

"Jadi semuanya kalau datang daru luar negeri harus mengikutianjuran dan aturan untuk karantina. " sambungnya.

Aturan karantina dimaksud, dikatakan Reisa, sesuai degan alur yang sudah diatur pemerintah.Mulai dari waktu , tempat dan lainnya. meskipun demikian, Reisa berharap hukum bisa ditegakkan terkait kasus Rachel Venya.

"jadi bagi siapapun yang melanggar, harap interopeksi diri. saya berharap hukum ditegakkan dengan baik di Indonesia, " tandasnya.Agen Domino

Menurutnya, diperlukan tindakan tegas berharap para pelanggar aturan Karantina. Apalagi terhadap orang yang bisa mempunyai pengaruh terhadap para pengikutnya. sehingga lebih baik semuanya bisa menjadi contoh yang baik bagi orang lain dan masyarakat. 


Disinggung terkait bantuan oknum Satgas Covid-19 terhadap kaburnya Rachel Vennya, dokter bergelar keraton Raden Kanjeng Mas Ayu Tumenggung itu mengaku tidak tahu. Ia meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan kepolisian. 

"Tidak tahu, saya enggak tahu, beneran. Ditunggu aja hasil penyelidikan,"pungkas dia.

Komentar

Pusat Berita