Langsung ke konten utama

Polisi Sebut Pistol Penyebab Tewasnya Sejoli di Tasik Bukan Organik

 


Agen Poker Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agung Tri Poerbowo menyebut bahwa pistol yang digunakan ST (56) unuk menembak WD (43) dan bunuh diri bukan organik. Hal tersebut diungkapkan setelah dilakukan pemeriksaan lebih jauh terkait senjata api, selongsong dan proyektil yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).

"Dari hasil olah tempat kejadian perkara dibantu tim Identifikasi Polda Jabar terkait tewasnya sejoli di dalam kamar kos telah mengamankan barang bukti berupa pisau belati, senjata api jenis pistol, dua proyektil, dua selongsong. Dan hasil tersebut terdapat kesesuaian penyebab tewasnya sejoli di kamar kos dari autopsi tapi pistol yang digunakan bukan organik,” sebut Agung, Kamis (28/10).

Agung mengungkapkan bahwa penyidikan kasus di kontrakan di Kampung Cibodas Pasar, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Sabtu (25/10) dihentikan oleh pihaknya. Langkah penghentian tersebut karena pelaku ST meninggal dunia karena langsung melakukan bunuh diri.

“Ini sesuai dengan pasal 77 KUHP yang berbunyi hak menuntut hukum gugur lantaran seorang terdakwa meninggal dunia hingga penyidik menghentikan kasus tersebut,” ungkapnya.

Agung menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan oleh pihak kepolisian, diketahui bahwa WD meninggal dunia lebih dulu setelah ditembak ST di bagian leher. Setelahnya, SL bunuh diri dengan cara menembakkan senjata api ke bagian dada.

Ia memastikan bahwa aksi tersebut tidak melibatkan orang lain sehingga kasus tersebut dianggap selesai dan kasusnya dihentikan.

“Barang bukti yang ditemukan dari kamar kosan tetap kami sita,” katanya. Agen Domino

Untuk identitas keduanya, menurut Agung, yang perempuan diketahui berinisial WD yang bekerja sebagai satpam dan berstatus janda. Sedangkan ST adalah pensiunan TNI asal Cimahi. Diduga keduanya adalah pasangan kekasih.

“Kedua mayat itu, ditemukan dalam kondisi saling berpelukan dan anggota menemukan senjata api jenis pistol, pisau belati, proyektil hingga selongsong di lokasi kejadian," ujarnya.

Sebelumnya, seorang satpam perempuan berinisial WD, warga Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya ditemukan meninggal dunia di dalam kontrakan di Kampung Cibodas Pasar, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (23/10) sore. Teman laki-lakinya juga ditemukan tewas di dalam kontrakan itu.

Polisi menemukan senjata api (senpi) dan senjata tajam dari lokasi kejadian. Kedua senjata itu ditemukan tepat berada di samping jenazah.

"Kami akan berupaya melakukan koordinasi dengan Sub Denpom terkait penemuan kedua mayat termasuk temuan senjata api yang berada di kamar kosan korban, apakah senjata itu ada kaitannya dengan kematian keduanya atau tidak," ungkap Aszhari, Minggu (24/10).

Polisi berhasil mengidentifikasi dua jenazah yang ditemukan di dalam kontrakan di wilayah Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Sabtu (23/10) sore. Keduanya adalah WD (43), warga Kabupaten Tasikmalaya, dan ST (56), warga Kota Cimahi.


Komentar

Pusat Berita