Langsung ke konten utama

Kegiatan Warga Kota Tasikmalaya Dibatasi saat Natal dan Tahun Baru

 


Agen Poker Malam Natal dan tahun baru diperkirakan akan menimbulkan terjadinya lonjakan mobilitas masyarakat. Di Kota Tasikmalaya, Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 dikerahkan untuk menggiatkan patroli agar tidak terjadi kerumunan.

Wali kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf menyebut bahwa langkah digiatkannya patroli adalah upaya untuk mewaspadai lonjakan kasus Covid-19. Dengan patroli rutin, hal tersebut menjadi langkah siaga Satgas hingga tingkat kelurahan untuk mewaspadai hal tersebut.

"Kita akan antisipasi untuk natal dan tahun baru (Nataru) . Karena Presiden juga telah memberi warning setiap daerah harus selalu waspada dan juga diprediksi mobilitas masyarakat akan terjadi lonjakan," Yusuf, Senin (8/12).  Agen Domino

Selain itu juga, dijelaskan Yusuf, ada pemberlakuan ganjil genap di kawasan pusat pertokoan untuk mengurangi mobilitas dan kerumuan. "Orang dari luar daerah kemungkinan akan diperketat selama momen libur Nartaru tersebut karena Pemkot juga akan membahas bersama forkopimda (forum komunikasi pimpinan daerah,"jelasnya.

Kota Tasikmalaya saat ini diketahui masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. Hal tersebut dikarenakan cakupan vaksinasinya belum memenuhi target, khususnya lansia, walau cakupan umumnya sudah lebih dari 50 persen.

"Untuk kalangan lansia cakupan vaksinasi masih berada di angka sekitar 34 persen tapi kalau cakupannya 40 persen baru bisa level 2. akan tetapi, sekarang ini petugas kesehatan bersama TNI dan Polri terus mengejar sesuai target dilakukan dengan door to door kepada lansia termasuk masyarakat lainnya, "Katanya.

Komentar

Pusat Berita