Langsung ke konten utama

Seorang Tahanan di Sel Polsek Katikutana NTT Meninggal Akibat Kekurangan Oksigen

 

Seorang Tahanan di Sel Polsek Katikutana NTT Meninggal Akibat Kekurangan Oksigen

Agen Poker Selasa (11/1) Tim Forensik dari Polda NTT menyatakan bahwa dari hasil otopsi terhadap jenazah AA tahanan yang meninggal di dalam sel Polsek Katikutana, Polres Sumba Barat, NTT pada awal Desember 2021 yang lalu yang diakibatkan karena kekurangan oksigen hal ini diketahui karena hasil dari dilakukannya otopsi pada jenazah yang menyatakan bahwasannya tahanan AA meninggal dunia tanopa adanya bekas luka penganiayaan, melainkan karena kekurangan oksigen di dalam sel.

Kematian dari tahanan AA itu sendiri diketahui karena terlalu banyak makan sehingga ada sisa dari makanan di lambung sekitar satu liter dan selain itu juga di dalam mulut AA juga ditemukan setengah liter makanan yang keluar saat ia terjatuh. Jenazah yang jatuh lalu kebetulan kepalanya terbentur dan kehilangan kesadaran sehingga menyebabkan jenazah muntah dan makanan yang masuk ke paru-paru (tersedak) yang kemudian menghambat masuknya oksigen yang masuk kedalam tubuh. Agen Domino

Keluarga AA juga percaya sepenuhnya kepada penegak hukum dalam hal ini dan Polres Sumba Barat dan Polda NTT untuk prosesi autopsi dan itu merupakan hasil yang autentik dan harapannya Polres Sumba Barat terus memberikan informasi dan terus transparansi kepada pihak keluarga dan sebelumnya telah diberitakan juga bahwa AA ditangkap oleh aparat kepolisian di Polsek Katikuna pada 8 Desember lalu karena diduga sebagai pelaku penganiayaan serta diduga sebagai pelaku ternak di daerah tersebut dan setelah usai ditangkap AA dibawa ke tahanan di Sel dan pada 9 Desember 2021 keluarga korban mendapatkan informasi bahwa AA sudah tidak bernyawa lagi.

Komentar

Pusat Berita