Agen Poker Sabtu (12/2/2022) Seoerang nelayan meninggal dunia dan dievakuasi oleh personel SPKKL Tanjung Balai Karimun yang tergabung dalam tim SAR gabungan dan Nelayan itu dievakuasi dari perairan Kundur Barat, Tanjung Balai, dan setelah sempat dilaporkan hilang selama empat hari. Nelayan yang berinisial JS itu dilaporkan hilang setelah hari Senin (7/2/2022) yang lalu dan diketahui pergi menjaring ikan di daerah perairan Desa Lubuk dan setelah itu nelayan lain menjumpai korban namun nelayan JS tidak ada di dalam sampan tersebur.
Sebelum ditemukan oleh petugas, warga desa Lubuk sempat mencari korban di sekitar tempat ditemukannya korban namun akan tetapi tak kunjung menemukan korban dan pihak keluarga pun kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Basarnas Karimun guna untuk proses pencarian dan evakuasi. Agen Domino Wisnu juga menyebutkan untuk proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan itu dilakukan sejak Selasa 98/2/2022) hingga Kamis (10/2/2022) dengan menyisirkan perairan Desa Lubuk di tempat korban menjaring ikan.
Dan ternyata di lokasi yang berbeda ada seorang nelayan yang sedang mempersiapkan jaring ikan di pantai Mukarimus melihat sesuatu mengambang dan untuk memastikan itu dan nelayan mendekati sesuatu yang mengambang itu. Tak menunggu lama, tim SAR gabungan langsung meluncur ke perairan Kundur Barat untuk melaksanakan evakuasi atas dasar ciri-ciri yang diterima oleh tim SAR gabungan dan korban yang ditemukan benar dengan atas nama JS yang hilang saat menjaring ikan.
Komentar
Posting Komentar