Langsung ke konten utama

Rumah Kontrakan di Depok Terbakar, Bapak dan Anak Tewas

 

Rumah Kontrakan di Depok Terbakar, Bapak dan Anak Tewas

Agen Poker Selasa (05/04/2022) Bapak dan anak tewas dalam peristiwa kebakaran sebuah kontrakan di Jalan Mushola Al Mardhotilah, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Depok. Peristiwa itu terjadi saat semua penghuni tertidur lelap. Api cepat menyambar dan penghuni terjebak di dalamnya. Kabid Pengendalian Operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Welman Naipospos mengatakan, pihaknya menerima laporan pada Sabtu (2/4) pukul 23.08 WIB. Tim tiba di lokasi pukul 23.16 WIB. "Rumah kontrakan yang terbakar. Dua orang meninggal," katanya, Minggu (3/4). Korban adalah bapak dan anak bernama Reza dan Rizki. Keduanya tidak tertolong lantaran terjebak dalam kobaran api. Agen Domino Sedangkan korban selamat adalah Nina, istri Reza. Nina langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. "Korban meninggal dunia ada dua orang yaitu bapaknya Reza Firdaus dan seorang anak laki-laki Rizki. Kondisi jasad kedua korban bapak sama anaknya ini sudah tidak dapat dikenali akibat terbakar api," ungkapnya.

Nina mengalami luka bakar di sekujur tubuh. Luas area yang terbakar 27 meter. Kerugian materi diperkirakan puluhan juta rupiah. "Dalam peristiwa kebakaran ini telah diambil pihak berwajib dari Polsek Cinere dengan disekitar lokasi dipasang garis polisi," katanya. Sementara itu, Niken (33), tetangga korban mengaku sempat mendengar benda jatuh. Ketika keluar rumah dia kaget karena tetangga sudah mendobrak pintu kontrakan korban yang dikunci dari dalam. "Saya dengar barang jatuh gedebak-gedebuk. Ngga lama pas saya keluar warga sudah dobrak (pintu), sudah ngebul api," katanya. Dikatakannya, istri korban sedang mengandung namun dia tidak tahu usia kandungannya. "Istrinya sedang mengandung tapi nggak tahu berapa (usia kandungan), orangnya jarang ngobrol, tutupan juga rumahnya," ungkapnya.

Royan (34), tetangga lainnya mengatakan, sempat mendengar suara teriakan dari istri korban yang meminta tolong. Dia pun berlari bersama warga namun api sudah membesar. "Saya gedor-gedor, saya buka nggak bisa karena terkunci dari dalam. Istri pas ditemuin di kamar mandi, suaminya sama anaknya di tengah di kasur. Api mulai dari ruang tengah kalau yang saya lihat, pas dibuka api di motor, depannya mulai nyerembet ke lemari," katanya. Dia mengaku tidak mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Ketika dilarikan ke rumah sakit, istri korban dalam kondisi sadar. Hanya saja korban mengalami luka cukup parah. "Sadar. Luka bakar si ibu tangan parah, kaki, perut sedikit, wajah," pungkasnya.

Komentar

Pusat Berita