Langsung ke konten utama

Pemilik Toko di Tasikmalaya Tewas dengan Sejumlah Luka, Diduga Korban Pembunuhan

 

Pemilik Toko di Tasikmalaya Tewas dengan Sejumlah Luka, Diduga Korban Pembunuhan

Agen Poker Kamis (19/5/2022) Juju Juariyah (46), warga Kabupaten Tasikmalaya ditemukan tewas bersimbah darah di tempat salat rumahnya, Selasa (17/5) pagi. Pemilik Toko Teteh Julia itu diduga menjadi korban pembunuhan karena sejumlah luka ditemukan di tubuhnya. Adik kandung korban, Lina Marlina (41) mengatakan, jenazah kakaknya pertama kali ditemukan keponakannya, Galih Hamzan Noor (19). Sang keponakan ketika itu hendak membangunkan bibinya yang diduga tertidur di tempat salat. "Saat sedang dibangunkan ternyata tidak bangun juga, akhirnya Galih mencari Nining. Kemudian sambil membawa senter, sarung yang dipakai kakak saya dibuka ternyata di wajahnya banyak darah. Di bagian lehernya juga ada luka, juga di bagian dada dan tangannya," kata Lina. Agen Domino

Galih dan Nining langsung berteriak sehingga mengundang perhatian warga sekitar. Mereka kemudian melaporkannya kepada polisi yang langsung datang ke lokasi kejadian. Lina menyebut bahwa sebelum ditemukan meninggal, kakaknya sering bercerita terkait ulah mantan suaminya. Juju sebelumnya diketahui menikah dengan seseorang yang berinisial JO (41), namun pernikahannya kandas karena kakaknya kerap menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Tidak jarang kepala kakaknya itu dibenturkan ke tembok oleh mantan suaminya. "Juga suka dipukul sampai wajahnya lebam. Kadang suka dicekik hingga akhirnya bercerai, tapi JO ini ingin rujuk namun ditolak kakak karena sudah menikah dengan perempuan lain," sebutnya. Kapolsek Pagerageung AKP Erustiana mengatakan pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara bersama tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota. Dia menyatakan korban diduga meninggal karena dibunuh. "Dalam pemeriksaan luar, ditemukan ada beberapa luka gorokan di leher dan tusukan di dada juga tangan menggunakan senjata tajam. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUD dr Soekardjo untuk dilakukan autopsi. Kami bersama polres masih melakukan penyelidikan," katanya.

Komentar

Pusat Berita