Langsung ke konten utama

Skandal Video Mesum Guru di Ciamis, Pemeran Pria Diduga Kabur usai 10 Hari Tak Ngajar

 

Skandal Video Mesum Guru di Ciamis, Pemeran Pria Diduga Kabur usai 10 Hari Tak Ngajar

Skandal Video Mesum Guru di Ciamis, Pemeran Pria Diduga Kabur usai 10 Hari Tak Ngajar

Agen Poker Sabtu (30/7/2022) Polisi memeriksa enam saksi yang terkait dengan video amoral yang diduga dilakukan oleh dua perangkat sipil negara (ASN) di Ciamis, Jawa Barat. Kasus ini dilaporkan oleh Li (42), salah satu aktor dalam video tidak bermoral ke kantor polisi Ciamis. "Sejauh ini ada enam saksi yang diperiksa oleh peristiwa kereta. Karena yang relevan telah memperluas video ke kelompok PGRI Whatsapp untuk membuat keluarga LI segera melaporkan kasus mereka," kata kepala polisi Ciamis, Tony Prasety Yudhangkoro. Sabtu (30/30/7). Saat ini, polisi sedang mengeksplorasi motivasi KA untuk menyebarkan konten videonya di kelompok guru WhatsApp. Namun sejauh ini polisi belum dapat memeriksa kereta untuk kasus ini. "Aktor pria (KA) dalam video itu melarikan diri. Karena ada tuduhan sementara dari kantor pendidikan CIAMIS selama 10 hari, dia belum memasuki pengajaran dan telah meninggalkan rumahnya tanpa mengucapkan selamat tinggal kepada istrinya," kata. Agen Domino

Sebelumnya, sebuah video sesat yang diduga dimainkan oleh dua guru dengan Negara Bagian Peralatan Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat beredar dalam aplikasi aplikasi Asosiasi Guru Indonesia (PGRI). Diketahui bahwa aktor video memiliki inisial KA (51) dan Li (42) yang negaranya adalah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Mengenai sirkulasi video yang tidak menyenangkan, sekretaris Kantor Pendidikan Kabupaten Ciamis, kata Endah Kuswana, yang diduga diunggah oleh kereta pada hari Selasa (12/7) di pagi hari. Tetapi untuk informasi yang ia terima, video dengan durasi 2,50 detik adalah insiden lima tahun lalu. "Lebih cenderung mengunggah video dan foto sekitar 00.39 di pagi hari melalui WhatsApp PGRI Group. Khawatir bahwa tindakan itu ditanya apa tujuan dan tujuan," kata Endah kepada jurnalis pada hari Jumat (29/7).

Komentar

Pusat Berita