Agen Poker Senin (11/7/2022) Seorang pria yang tengah mabuk membuat keributan dan menikam pasangan pengantin, HN (28) dan NG (35), yang tengah menggelar resepsi pernikahan di Desa Tuakau, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (11/7). Kedua korban terluka, sedangkan pelaku langsung diamankan warga. Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto menjelaskan, pasangan pengantin itu baru menjalani pemberkatan nikah di gereja Tuakao, Minggu (10/7). Acara kemudian dilanjutkan dengan resepsi pernikahan di rumah Efraem Nenobahan, orang tua pengantin wanita, sejak Minggu malam hingga Senin (11/7) subuh. Terduga pelaku bernama Musa Lanaina (31), yang juga warga Desa Tuakao, ikut menghadiri resepsi. Senin subuh sekitar pukul 03.00 Wita, dia membuat keributan. Musa duduk di kursi pelaminan. Dia membanting kursi sehingga pasangan pengantin menegurnya. Agen Domino
Tidak terima ditegur, dia mengambil pisau yang telah dibawanya kemudian menikam kedua korban. HN ditikam pada paha kiri, sedangkan suaminya NG ditikam pelaku pada bahu kiri. "Kedua pengantin pun jatuh karena mengalami luka dan berdarah. Suasana pesta menjadi kacau," jelas FX Irwan Arianto. Menurutnya, sejumlah warga yang berada di resepsi pernikahan tersebut langsung mengamankan Musa. Sementara rekannya melarikan diri. Ketua RT setempat Yaret Tanau mengatakan, saat kejadian dia juga berada di lokasi sehingga langsung mengamankan situasi. "Pelaku banting kursi jadi pengantin pria tegur. Pelaku justru mengeluarkan pisau dan tikam pengantin laki-laki dan pengantin perempuan, sepertinya pelaku sudah bawa memang pisau," jelasnya. Yaret menuturkan, warga langsung melarikan kedua korban ke puskesmas setempat. Sementara pelaku langsung diamankan, sambil melaporkan ke pihak kepolisian.

Komentar
Posting Komentar