Langsung ke konten utama

Ibu-ibu di Jakbar Tertipu Minyak Goreng Murah, Kerugian Capai Ratusan Juta

 

Ibu-ibu di Jakbar Tertipu Minyak Goreng Murah, Kerugian Capai Ratusan Juta

Ibu-ibu di Jakbar Tertipu Minyak Goreng Murah, Kerugian Capai Ratusan Juta

Agen Poker Kamis (4/8/2022) Lusinan ibu menjadi korban penipuan memasak murah. Salah satu pelaku es (31) ditangkap oleh Kantor Polisi Konuk Jeruk. Mode penulis mengklaim sebagai pengusaha. Para pelaku membius beberapa ibu untuk membeli minyak goreng di bawah harga pasar. Ibu dapat memperoleh satu liter minyak dengan harga RP. 20 ribu. Bahkan, pada saat itu harga minyak berada di atas Rp. 25 ribu per liter dan terbatas. "Mode ini menjual minyak goreng dengan harga di bawah harga normal," kata Kepala Kompol Kompol Slam Riyadi dalam pernyataan tertulis, Kamis (4/8). Slalet mengatakan beberapa ibu tertarik untuk memesan dan membeli minyak goreng yang ditawarkan. Pembayaran dilakukan secara tunai dan melalui sistem transfer akun. Berdasarkan hasil investigasi transaksi total mencapai RP2 miliar. "Pembelian dilakukan secara bertahap transfer dengan nilai pembelian Rp. 500.000 menjadi Rp. 100.000.000," katanya. Agen Domino

Uang yang diberikan oleh para korban dibeli terutama untuk minyak dapur. Sisanya, digunakan untuk kepentingan pribadi mereka tanpa sepengetahuan para korban. "Para korban yang belum dibayar oleh para pelaku memiliki sekitar Rp500 juta," katanya. Slalet mengatakan korban yang belum menerima minyak dapur untuk menjemput para pelaku. Tetapi sejak Februari 2022 sampai sekarang, minyak dapur tidak pernah ada. Bahkan, gudang itu mengklaim sebagai milik para pelaku, ternyata toko -toko orang lain yang tidak terkait dengan pelaku. "Oleh karena itu, pelaku hanya sebagai pembeli, bahkan ada pembelian minyak dapur yang dibeli oleh pelaku dari toko sejauh ini tidak dibayar," katanya. Untuk memperhitungkan tindakan mereka, para pelaku dituduh berdasarkan Pasal 378 KUHP bersama dengan Pasal 372 KUHP. "Para pelaku berhasil diasuransikan di kediaman. Kami juga menyita bukti dalam bentuk transfer korban," katanya.

Komentar

Pusat Berita