Langsung ke konten utama

Ledakan saat Upacara Ngaben Massal di Gianyar karena Kebocoran Gas

 

Ledakan saat Upacara Ngaben Massal di Gianyar karena Kebocoran Gas

Ledakan saat Upacara Ngaben Massal di Gianyar karena Kebocoran Gas

Agen Poker Senin (22/8/2022) Tim dari Bidang Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah (Bidlabfor) Polda Bali, mengungkap penyebab ledakan gas yang terjadi saat upacara ngaben massal di Kuburan Desa Selat, Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten, Gianyar, Bali. Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, pada saat terjadi ledakan dan kebakaran, kompor dalam posisi hidup dan sedang melakukan proses pembakaran petulangan atau jenazah. "Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, ledakan dan kebakaran ditemukan lokasi ledakan, berada di dalam tabung minyak kompor yang terlempar sejauh 32 meter arah utara, lokasi awal tabung dengan alas tabung terlepas dan tertinggal di lokasi awal tabung," kata Stefanus, Senin (22/8) malam. Kemudian, untuk penyebab terjadinya ledakan dan kebakaran adalah karena kebocoran selang kompor. Bahan bakar yang keluar dari selang yang bocor tersebut tersambar oleh api proses pembakaran petulangan. "Kemudian merambat ke dalam tabung minyak campuran solar dan pertalite. Sehingga, terjadi ledakan disertai kebakaran. Untuk barang bukti yang ditemukan dan diambil di sekitar lokasi ledakan dan api pertama, kebakaran berupa swab tabung minyak kompor dan selang kompor untuk pemeriksaan lebih lanjut di lab," ujarnya. Agen Domino

Seperti yang diberitakan, dua korban yang dirawat dari peristiwa ledakan tabung gas tabung minyak kompor pembakaran jenazah saat upacara ngaben massal. "Sudah dua yang meninggal dunia," kata Kepala Sub Bagian Humas RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, I Ketut Dewa Krisna, saat dikonfirmasi (21/8). Dua korban itu bernama Bagus Oscar Norizon Ninu dan I Kadek Gian Permana Putra, dua korban meninggal dunia pada Sabtu (20/8) kemarin. Delapan orang mengalami luka bakar akibat peristiwa tersebut. Identitas mereka adalah I Ketut Muliana (49) mengalami luka melepuh pada kedua jari, Adi Wiranata (32) kedua tangan luka dan tubuh melepuh, I Gusti Nyoman Gede (60) mengalami siku tangan kiri luka, I Kadek Dwi Putra Jaya (32) mengalami luka melepuh sekujur tubuh. Kemudian I Gusti Ngurah Pradita (11) mengalami luka melepuh, Bagus Oscar (34) mengalami luka melepuh sekujur tubuh, I Gusti Made Budiarta (50) mengalami luka melepuh pada sekujur tubuh, I Kadek Gian Pramana Putra (15) mengalami luka bakar sekujur tubuh.

Komentar

Pusat Berita