Langsung ke konten utama

Alami Muntah hingga Diare, Warga Keracunan Sate di Jambi Bertambah jadi 154 Orang

 

Alami Muntah hingga Diare, Warga Keracunan Sate di Jambi Bertambah jadi 154 Orang

Alami Muntah hingga Diare, Warga Keracunan Sate di Jambi Bertambah jadi 154 Orang

Agen Poker Rabu (3/8/2022) Korban keracunan setelah makan sate di desa Tanjung Pucuk, distrik VII Koto, Kabupaten Tebo, Jambi, pada Sabtu (30/7) malam. Dari 79 orang yang meningkatkan 154 orang dan masih dalam perawatan medis. Direktur Layanan Kesehatan Tebo, Riana Elizabeth mengatakan, para korban dengan gejala parah telah diobati dengan infus dan perawatan lainnya. Banyak yang masih mengalami mual, muntah, kelemahan, dan diare. Menurutnya, pasien dengan gejala ringan, masih menerima pengobatan sesuai dengan gejala dan keluhan yang dialami. "Untuk saat ini, situasinya terkendali, pengobatan yang cukup, petugas kesehatan juga cukup," kata Riana, Rabu (3/8). Agen Domino

Menurut data yang diperoleh, pasien yang dirawat di Teluk Lancang Puskesmas berjumlah 64 orang. Saat dirawat di rumah sakit di Puskesmas hingga 29 orang. Kemudian, di klinik eksternal, area pasien yang dirawat di rumah sakit adalah 11 pasien dan 42 orang dirawat. "9 orang dewasa, pasien rawat inap, 29 orang, anak -anak yang dirawat di rumah sakit adalah 20 orang, 42 pasien rawat jalan," kata Riana. Dia menjelaskan, karena hari ini 8 pasien telah kembali dari klinik eksternal. "Jadi ada pasien tambahan yang kembali dari Pusat Kesehatan Teluk Lancang, hingga 10 orang," katanya. Seperti yang dilaporkan di atas, hingga 79 keracunan selama 1 Parade Obor Muharram (Tahun Baru Islam) 1441 Hijri di Desa Tanjung Pucuk, Distrik VII Koto, Kabupaten Tebo, Jambi. Lusinan orang diduga diracuni setelah makan sate. "Kami telah mengirim beberapa sampel makanan dan minuman ke laboratorium di Jambi untuk diperiksa," kata Kepala Polisi Tebo AKBP Fitria Mega, Senin (1/8).

Komentar

Pusat Berita