Langsung ke konten utama
Motif Pembunuhan Pasutri di Banyuasin, Pelaku Kesal Ditagih Utang Rp13 Juta
Motif Pembunuhan Pasutri di Banyuasin, Pelaku Kesal Ditagih Utang Rp13 Juta
Agen Poker Jumat (14/10/2022) Pasangan suami istri, SN (55) dan SR (49) diduga menjadi korban perampokan dan pembunuhan. Kasatreskrim Polres Banyuasin AKP Harry Dinar mengungkapkan, motif perampokan dan pembunuhan adalah soal utang piutang. Salah satu tersangka, yakni YD (43), memiliki utang sebanyak Rp13 juta dan selalu ditagih korban. "Tersangka YD kesal karena utangnya ditagih terus. Dia pun dendam dan merencanakan pembunuhan," ungkap Harry, Jumat (14/10). Agar ambisinya terwujud, tersangka mengajak empat temannya untuk merampok korban. Dia menyebut korban memiliki banyak simpanan uang dan perhiasan emas. "Begitu masuk rumah, para tersangka langsung menyekap dan mengikat kedua korban lalu membunuh keduanya dengan parang. Agen Domino
Sehabis itu baru mengambil barang apapun yang berharga," ujarnya. "Ada 25 gram emas, rokok, ponsel, dan uang tunai Rp232,9 juta yang mereka ambil. Totalnya sekitar Rp383,9 juta," sambungnya. Diketahui, polisi mengamankan empat dari lima pelaku, yakni YD (43), KAI (49), RS (16), dan MG (37), yang semuanya warga Banyuasin, Sumatera Selatan. Polisi masih masih memburu satu pelaku lagi, yakni KV. Penangkapan dilakukan tim gabungan Satreskrim dan Sat Polair Polres Banyuasin, Kamis (13/10) pagi. Ketika itu dua pelaku yang menggunakan speedboat diketahui akan melintasi Sungai Kelapa, Desa Kuala Puntian, Banyuasin. Saat diadang, kedua pelaku, YD dan KAI melarikan diri ke daratan. Alhasil, petugas melumpuhkan kaki mereka dengan timah panas.
Komentar
Posting Komentar