Langsung ke konten utama

Puluhan Sungai di Indonesia Positif Terkontaminasi Mikroplastik

 

Puluhan Sungai di Indonesia Positif Terkontaminasi Mikroplastik

Puluhan Sungai di Indonesia Positif Terkontaminasi Mikroplastik

Agen Poker Rabu (19/10/2022) Hasil Ekspedisi Sungai Nusantara pada penelitian sungai-sungai yang tersebar di daerah, mengungkapkan fakta bahwa puluhan sungai di sana terkontaminasi mikroplastik. "Kami telah mengunjungi 35 sungai di Indonesia, dan kesehatan sungai-sungai di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Ternyata semuanya positif terkontaminasi mikroplastik," kata Divisi Edukasi Ecoton Foundation Alaika Rahmatullah kepada wartawan, Kamis (20/10). Agen Domino

Ekspedisi Sungai Nusantara merupakan program Ecoton, yayasan kajian ekologi dan konservasi lahan basah, yang bergerak di bidang pemulihan ekosistem sungai. Ekspedisi bertujuan untuk memeriksa kesehatan 68 sungai strategis nasional guna penelitian seputar mikroplastik, kualitas air dan brand audit. Tim Ekspedisi Sungai Nusantara telah mengunjungi pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan kini tengah dalam ekpedisi ke Pulau Sulawesi. Rencana ekspedisi ini akan terus berlanjut ke pulau-pulau yang lain di kepulauan nusantara hingga akhir tahun 2022. "Dalam Program Ekspedisi Sungai Nusantara, kami ada kegiatan brand audit. Aktivitas mengidentifikasi sampah plastik berdasarkan merek dan perusahaan yang berkontribusi terhadap sampah di lingkungan. Brand yang mendominasi di masing-masing sungai pun berbeda-berbeda. Ke depannya kami berharap harus ada tanggung jawab produsen terhadap sampah yang telah mereka hasilkan," tuturnya. Agen PKV Slot

Terkait pelabelan galon plastik sekali pakai dengan label BPA Free, Alaika berpendapat bahwa justru kebijakan itu akan menimbulkan permasalahan baru. "Pada dasarnya kemasan plastik apapun tetap berbahaya. Kita melihat dari bahan dasar pembuatan plastik yang berawal dari resin kemudian ditambahi dengan polimer tertentu mengandung senyawa kimia berbahaya. Plastik yang terkena panas atau sinar matahari pun juga rentan berpotensi terfragmentasi menjadi partikel mikroplastik. Tidak menutup kemungkinan hal ini juga terjadi pada kemasan galon sekali pakai," bebernya. Alaika melanjutkan, partikel tersebut sangat berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh manusia, lantaran dapat mengakibatkan kanker, perubahan hormon, menstruasi dini dan lainnya.

Komentar

Pusat Berita