Langsung ke konten utama

Tujuh Korban Kecelakaan Kapal di Rote Ndao NTT Dimakamkan Bersamaan

 

Tujuh Korban Kecelakaan Kapal di Rote Ndao NTT Dimakamkan Bersamaan

Tujuh Korban Kecelakaan Kapal di Rote Ndao NTT Dimakamkan Bersamaan

Agen Poker Senin (17/10/2022) Tujuh jenazah korban jatuh dari kapal di perairan Loedik, Desa Bo'a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur dimakamkan secara bersamaan, Senin (17/10). Pemakaman dipimpin Ketua Majelis Klasis Rote Barat, Pendeta Ira Radja Pono yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus Saek. Stefanus Saek dalam sambutannya menyampaikan rasa belasungkawa mewakili pemerintah Kabupaten Rote Ndao, atas kecelakaan laut yang merengut nyawa tujuh warganya. Stefanus Saek juga menyerahkan akte kematian serta penyerahan bantuan dari Dinas Sosial berupa beras 380 kilogram, serta bantuan santunan duka dari pemerintah desa Bo'a sebesar Rp5.000.000 kepada keluarga para korban. Usai ibadah, tujuh jenazah korban dimakamkan pada pukul 17.46 WITA. Prosesi pemakaman dikawal oleh Kapolsek Rote Barat, Ipda Marfilson Petrus bersama anggotanya. Agen Domino

Sebelumnya sebanyak tujuh orang di Kabupaten Rote Ndao dilaporkan meninggal setelah terjatuh dari perahu di perairan Desa Bo'a, Kecamatan Rote Barat, Minggu (16/10) kemarin. Pihak kepolisian menyatakan peristiwa itu terjadi akibat kelebihan muatan dan hilang keseimbangan. "Iya, bisa jadi karena kelebihan penumpang. Diduga karena hilang keseimbangan dan kelebihan penumpang," jelas Kapolres Rote Ndao AKBP I Nyoman Putra Sandita, Senin (17/10). Menurut Nyoman, kelebihan muatan ini terungkap saat polisi mengambil keterangan dari beberapa orang saksi. Mereka mengatakan, perahu mengangkut sekitar 36 orang, yang ikut gotong royong menarik kapal dari pantai ke dalam laut untuk diuji coba.

Komentar

Pusat Berita