Langsung ke konten utama

Begal di Makassar Rampok 2 Warga saat Bermain Tenis Meja, Korban Ditebas dengan Sajam

 

Begal di Makassar Rampok 2 Warga saat Bermain Tenis Meja, Korban Ditebas dengan Sajam

Begal di Makassar Rampok 2 Warga saat Bermain Tenis Meja, Korban Ditebas dengan Sajam

Agen Poker Selasa (1/11/2022) Dua warga Kawasan Kompleks Yayasan Gubernur, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, menjadi korban begal saat asyik berolahraga pada Sabtu (29/10) sore. Polisi tak butuh waktu lama untuk menangkap delapan pelakunya. Kepala Kepolisian Sektor Biringkanaya Komisaris Andi Alimuddin menjelaskan dua korban yakni Mustofa Royan dan Hasrul. Keduanya diserang delapan kawanan begal, tujuh di antaranya masih di bawah umur. "Delapan orang diamankan Tim gabungan dari Reserse Mobile (Resmob) Polsek Biringkanaya dan Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar. Delapan orang ditangkap PU (16), IAJ (17), F (15), AR (16), AR alias Ekking (16), PPR (16), IR (15), RB (17), dan MRH (18)," ujarnya, Senin (31/10). Agen Domino

Alimuddin menjelaskan delapan orang pelaku begal ditangkap pada Minggu (30/10). Awalnya dua pelaku diringkus di Jalan Sahabat 1 Unhas, Kecamatan Tamalanrea. "Setelah itu, enam pelaku lainnya turut ditangkap di beberapa lokasi berbeda berdasarkan penunjukan pelaku lainnya," kata dia. Alimuddin menceritakan kronologi berawal saat kedua korban sedang olahraga tenis meja di Kompleks Yayasan Gubernuran. Saat itu datang sekolompok anak muda menaiki sepeda motor mendatangi korban. "Pelaku langsung menebas kedua korban dengan senjata tajam. Akibatnya korban Mustofa mengalami luka di jari dan Hasrul di pergelangan tangan," bebernya. Setelah melukai Mustofa dan Hasrul, pelaku mengambil ponsel korban dan langsung melarikan diri. Kedua korban langsung melapor ke Polsek Biringkanaya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

15 Ribu Warga Bogor Idap TBC, Tertinggi di Jawa Barat

  Agen Poker  Sabtu (26/03/2022) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, Kabupaten Bogor menjadi daerah penyumbang kasus Tuberkulosis (TBC) tertinggi di Jawa Barat. Pada 202dengan 15.074 orang terjangkit pada 2021. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor baru menemukan sekitar 80 persen dari total kasus. Sebab tidak semua fasilitas kesehatan (faskes) melaporkan adanya pasien TBC. "Iya tidak semua. Seperti dokter, praktik swasta yang menangani pasien TBC, tidak semua melapor ke kami," kata Wakil Supervisor TBC Dinkes Kabupaten Bogor, Aan Setiawan, Jumat (25/3) Meski begitu, pihaknya terus berupaya menggali data-data pasien agar semua dapat terjangkau hingga program pengentasan TBC dapat berjalan tepat sasaran, efektif dan efisien. Salah satu yang dilakukan yakni menjalankan rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) yaitu Directly Observed Treatment Strategy (DOTS), dengan cara mengamati langsung pasien terduga TBC. Dalam hal ini tim TBC dari dinkes melakukan penc...

Gotong Royong, Warga Aceh Tengah Temukan Tengkorak Manusia

  Agen Poker Jumat (28/1/2022) pada pagi hari, Warga Desa Simpang Empat, yang berada di Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, dan yang tengah bergotong-royong untuk menentukan tengkorak manusia, selain bagian kepala, warga juga menemkan tulang berulang dan jaket. dan saat itu warga sedang membersihkan selokan dan melihat ada tengkorak kepala manusia. dan selanjutnya temuan mayat itu dilaporkan ke Polsek Babesen Kepolisian Sektor (Kapolsek). Ipda Iwan AK menyebutkan temuan bagian tubuh manusia yang sudah tak utuh itu telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon untuk dilakukan keperluan autopsi. Agen Domino dan ia juga menjelaskan awal mulanya warga menemukan tengkorak kepala. dan beberapa saat kemudian saat selokan itu kembali digali dan mereka menemukan baju kaus dan jaket dan didalam lengan jaket sebelah kiri ada terdapat tulang yang tersangkut. Polisi juga saat ini masih menyelidiki kasus ini dan saat Tim Satreskrim Polres Aceh Tengah akan melakukan olah tempat ...

Tega, Pria di Luwu Utara Perkosa Dua Anak Kandungnya

  Agen Poker Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Luwu Utara (Lutra) Berhasil menangkap Seorang Pria yang berinisial SP (41) setelah pelaku tersebut melakukan tindak Pidana Pencabulan dari 3 orang korban, dua diantaranya ialah merupakan anak kandung dari pelaku. SP ditangkap karena melakukan rudapaksa terhadap dua anak kandungnya PU (19) dan PI (19) yang merupakan saudara kembar. Penangkapan pelaku dilakukan pada Kamis (16/12) Kemarin. Satu korban lainnya adalah teman PU dan PI berinisial TI (18), Kepala Kepolisian Resor Lutra (Alfian Nurmas) mengatakan perbuatan itu sudah dilakukan SP sejak tahun 2017 yang lalu. Saat itu, kedua korban masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pelaku melakukan aksi bejatnya itu di rumahnya sendiri. Agen Domino Sementara Korban TI, dicabuli oleh pelaku pada Maret 2021. Saat itu, TI sedang menginap di rumah pelaku. Ketika pelaku ingin melakukan pencabulan, SP selalu menggunakan senjata tajam serta kekerasan dengan mencekik leher korb...

Pusat Berita